Pages

    23 May 2009

    KISAH yang MUNGKIN NYATA

    Seperti biasa, setelah pulang dari pejabat dan tiba di rumah, aku
    terus duduk berehat disofa sambil melepas penat. Sepertinya aku
    sangat malas untuk membersihkan diri dan menunaikan solat.
    Sementara
    anak2 &
    isteri sedang berkumpul diruang tengah.



    Dalam keletihan tadi, aku disegarkan dengan adanya angin dingin
    sepoi2 yang menghembus tepat di muka ku. Selang beberapa lama seorang
    yang tak tampak mukanya berjubah putih dengan tongkat ditangannya
    tiba2 sudah berdiri di depan mata.



    Aku sangat terkejut dengan kedatangannya yang tiba2 itu. Sebelum
    sempat bertanya..... siapa dia... tiba2 aku merasa dada ku sesak...
    sukar untuk bernafas....namun aku berusaha untuk tetap menghirup
    udara seperti biasa.Yang aku rasakan waktu itu ada sesuatu yang
    berjalan pelan2 dari dadaku...... terus berjalan.....kekerongkongku....
    sakittttttttt........
    sakit......rasanya.

    Keluar airmataku menahan rasa sakitnya,....


    Oh Tuhan apa yang telah berlaku pd diriku.....Dalam keadaan yang
    masih sukar bernafas tadi, benda tadi terus memaksa untuk keluar dari
    tubuhku...kkhh......... khhhh..... kerongkonganku berbunyi. Sakit
    rasanya, amat teramat sakit..... Seolah tak mampu aku menahan benda
    tadi...Badanku gementar... peluh keringat meluncur deras....mataku
    terbelalak..... air mataku seolah tak berhenti.Tangan & kakiku
    kejang2 sedetik setelah benda itu meninggalkan aku. Aku melihat
    benda tadi dibawa oleh lelaki misteri itu... pergi... berlalu begitu
    saja.... hilang dari pandangan.



    Namun setelah itu......... aku merasa aku jauh lebih ringan, sehat,
    segar, cerah... tidak seperti biasanya. Aku heran... isteri & anak2
    ku yang sedari tadi ada diruang tengah, tiba2 terkejut berhamburan ke
    arahku.. Di situ aku melihat ada seseorang yang terbujur kaku ada
    tepat di atas sofa yang kududuki tadi. Badannya dingin kulitnya
    membiru. Siapa dia???????...Mengapa anak2 & isteriku memeluknya
    sambil menangis...mereka menjerit... histeria .... terlebih isteriku
    seolah tak mau melepaskan orang yang terbujur tadi... Siapa
    dia.............???????? Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya
    dibalikkan. Dia........ dia....... dia mirip dengan aku.... ada apa
    ini Tuhan...????????



    Aku cuba menarik tangan isteriku tapi tak mampu..... Aku cuba pula
    untuk merangkul anak2 ku tapi tak berjaya. Aku cuba jelaskan kalau
    itu bukan aku. Aku cuba jelaskan kalau aku ada di sini.. Aku mulai
    berteriak.....
    tapi
    mereka seolah tak mendengarkan aku. Seolah mereka tak melihatku...
    Dan mereka terus-menerus menangis.... aku sedar.. aku sedar bahawa
    lelaki yang misteri tadi telah membawa rohku. Aku telah mati... aku
    telah mati.
    Aku
    telah meninggalkan mereka .. tak kuasa aku menangis....
    berteriak......Aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku.



    Aku sangat sedih.. selama hidupku belum banyak yang kulakukan untuk
    membahagiakan mereka. Belum banyak yang telah kulakukan untuk
    membimbing mereka. Tapi waktuku telah habis....... masaku telah
    terlewat........ aku sudah dikembalikan pada saat aku terduduk di
    sofa setelah penat seharian bekerja.Sungguh, bila aku tahu aku akan
    mati, aku akan membahagi waktu bila harus bekerja, beribadah, untuk
    keluarga dll.



    Aku menyesal aku terlambat menyedarinya. Aku mati dalam keadaan belum
    sholat. Oh Tuhan, JIKA kau inginkan keadaanku masih hidup dan masih
    bias membaca E-mail ini sungguh aku amat sangat bahagia. Karena aku
    MASIH mempunyai waktu untuk bersimpuh, mengakui segala dosa & berbuat
    kebaikan sehingga bila maut menjemputku kelak aku telah berada pada
    keadaan yang lebih bersedia.


    Mari berlumba dalam kebaikan.

    “Sesungguhnya Allah Tidak Dapat Mengubah Nasib Sesuatu Kaum Itu,
    Melainkan Mereka Sendiri Yang Mengubah Diri Mereka”…..

    0 ungkapan:

    .

    Labels

    Tags:
    Powered by Blogger.