Pages

    11 August 2011

    Yang Kembali di Bulan Taubat.

    bismillahirrahmannirrahim..


    cerita orang yang kembali kepada Allah swt di bulan taubat ini sungguh mengagumkan. dengarlah seseorang yang taubat di bulan Ramadhan, ia mengungkapkan kegembiraan dan kebahagiaannya:-

    sungguh indah ramadhan, sungguh nikmat hari-harinya. Subhanallah! semua kelazatan dan kenikmatan ini tidak pernah aku rasakan kecuali pada hari ini. dimanakah mataku selama bertahun-tahun? ya. bahkan diriku, dimana ketika bulan ramadhan ini berada? sungguh, siapa yang bersungguh-sungguh dalam mengerjakan kebaikan, pasti akan mendapatkan. siapa yang mencari jalan pasti ketemu. siapa yang lari menuju Allah swt, pasti ditolong oleh-Nya. sungguh benar firman Allah swt dalam Hadith Qudsi:

    "barangsiapa mendekatkan kepada-Ku sejengkal,
    Aku mendekat padanya sehasta."

    saya merasakan bahawa beban berat lenyap dari jiwaku. dada ini rasanya lapang. inilah kali pertama dalam hidupku aku faham ayat yang sering aku dengar di masjid.

    "barangsiapa yang dikehendaki Allah petunjuk,
    maka Allah melapangkan dadanya untuk mudah menerima Islam.
    dan siapa yang dikehendaki Allah sesat, maka dijadikan dadanya sesak,
    seakan ia menembus langit yang kekurangan udara."

    kemana rasa sempit itu menghilang? kemana gundah gulana yang menyelimuti jiwaku, sampai aku mahu bunuh diri? kemana keraguan, bisikan dan angan-angan itu? kemana dahsyatnya kematian yang menyergah dalam tidurku?

    sungguh, sekarang saya sangat bahagia yang tidak terperi. lapang dada. lembut hati. aku ingin menangis! aku ingin munajat kepada Tuhanku, mengakui dihadapan-Nya dosa-dosaku yang menggunung. sebelumnya aku telah berbuat maksiat dan dosa. namun aku pun solat dan meninggalkan maksiat dan dosa itu. aku pun merasakan kebahagiaan, ketenangan dan terharu.

    wahai imam, perdengarkanlah kepadaku Al-Quran, untuk menghalau tipu daya syaitan. wahai iman, kenapa Ramadhan begitu cepat berlalu. padahal aku kenal Al-Rahman, aku baru mampu meninggalkan dosa dan maksiat!

    demi Allah, kalau bukan kerana malu dengan orang yang duduk disampingku, aku akan berteriak sekuat-kuatnya: "aku akui nikmat-nikmat-Mu ya Allah, aku bersyukur. aku akui dosa-dosaku Ya Tawwab, aku bertaubat. wahat Zat penerima taubat, ampunkan segala kesalahan dan dosaku. sungguh hanya Engkau yang menghapus dosa-dosaku."

    aku bergumam: "wahai imam, mengapa kamu potong daku lazatnya munajat! mengapa kamu selesai sujud, menjadikan daku kehilangan lazatnya pengakuan dan pengakuan pada Zat Yang Perkasa. wahai imam, aku ingin menangis, sungguh aku sudah lama tidak menangis.

    sungguh manis engkau wahai ramadhan. sungguh hari-harimu sangat indah. aku akan menyibukkan di hari dan malammu, bahkan jam dan detikmu. bagaimana tidak, sungguh aku menemukan diriku pada-Mu. bukankah dalam hadith disebutkan:

    "sungguh celaka seseorang yang berjumpa dengan Ramadhan
    sedangkan ia tidak diampunkan dosanya."

    kita berada di dalam Ramadhan. setiap kita mempunyai harapan mendapat keampunan Zat Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. kita berjumpa dengan-Nya membawa segunung dosa yang memberatkan. kita bertemu dengannya dengan membawa aib dan kesalahan yang tak terkira. pada Allah kita berharap dan memohon.

    sungguh, rahmat-Nya, kasih sayang-Nya, ampunan-Nya kami rindukan. wahai Zat Yang Maha Pengasih dan Penyayang, jangan Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang Engkau tolak atas pintu maghfirah-Mu. jua jangan Engkau jauhkan kamidari keutamaan dan kebaikan-Mu. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keluasan rahmat-Mu.

    sungguh, harapan kami pada-Mu, Ya Allah sangatlah tinggi. setiap kami pasti berbuat salah dan dosa. akan tetapi harapan kami pada Zat Yang Menghulurkan Tangan-Nya di malam hari, agar kembali para pendosa di siang hari. Pada Zat Yang Menghulurkan Tangan-Nya di siang hari, agar kembali para pendosa di malam hari.

    "wahai anak Adam, walau dosamu melangit, namun kamu beristighfar kepada-Ku, pasti Aku akan ampuni kamu, dan Aku tidak peduli." aku beristighfar, astaghfirullah hal adzim. sungguh, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. dan betapa banyak kasih sayang Allah aku rasakan pada hari-hari bulan taubat ini.
    Allahu A'lam.

    artikel dari Ulis Tofa, Lc

    tigasatulima: 100% aku taip dari sebuah artikel dan tiada satupun ayatku.
    100% bahasa indonesia.
    selamat memasuki fasa keampunan yuk!

    4 ungkapan:

    Anonymous said...

    taip??!!??? Sharekan kebaikan. xpo.

    Faariis said...

    oke2...i'm wrong! tQ 4 advice.

    HuRuN AiN said...

    mohon share artikel nie faris.TQ~

    Faariis said...

    tak perlu mintak. semoga sama-sama mendapat manfaat darinya. syukran!

    .

    Labels

    Tags:
    Powered by Blogger.